Mengetahui berapa pallet yang dapat dimuat dalam kontainer penting untuk menyusun loading plan dan memperkirakan biaya pengiriman. Namun, kapasitas tidak cukup dihitung dari ukuran kontainer saja karena dimensi pallet, orientasi, ukuran barang, hingga batas berat turut menentukan hasil akhirnya.
Perbedaan faktor tersebut membuat perhitungan kapasitas perlu dilakukan secara lebih menyeluruh. Pembahasan berikut memberikan gambaran jumlah pallet berdasarkan ukuran dan jenis kontainer, sekaligus hal-hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan ruang selama pengiriman lebih efisien.
Berapa Pallet yang Muat dalam Kontainer 20 dan 40 Feet?
Jumlah pallet dalam kontainer tidak bisa ditentukan hanya dari ukuran kontainer karena footprint atau ukuran lantai pallet ikut memengaruhi pola penataan. Untuk single layer tanpa double stacking, berikut gambaran kapasitas praktis yang umum digunakan:
| Ukuran Pallet | Kontainer 20 Feet | Kontainer 40 Feet |
| 1200 × 800 mm | 10–11 pallet | 23–25 pallet |
| 1200 × 1000 mm | 9–10 pallet | 20–21 pallet |
| 1100 × 1100 mm | ± 9 pallet | ± 18 pallet |
Angka tersebut merupakan kisaran kapasitas praktis, sedangkan layout yang sangat dioptimalkan dapat menghasilkan jumlah pallet yang sedikit berbeda. Kapasitas sebaiknya tidak dianggap sebagai satu angka absolut dan tetap disesuaikan dengan pola penataan serta kondisi muatan aktual.
Kapasitas Pallet dalam Kontainer 20 Feet
Untuk pallet 1200 × 800 mm, kapasitas praktis berada di sekitar 10–11 pallet. Sementara itu, ukuran 1200 × 1000 mm umumnya sekitar 9–10 pallet.
Perhitungan untuk ukuran 1100 × 1100 mm perlu melihat kombinasi panjang dan lebar pallet terhadap ruang lantai yang tersedia, bukan sekadar membagi luas kontainer dengan luas pallet.
Kapasitas Pallet dalam Kontainer 40 Feet
Kontainer 40 feet memiliki ruang lantai hampir dua kali lipat dibandingkan 20 feet. Untuk pallet 1200 × 800 mm, kapasitas praktis berada di kisaran 23–25 pallet, sedangkan ukuran 1200 × 1000 mm umumnya sekitar 20–21 pallet.
Konfigurasi aktual tetap perlu disesuaikan dengan pola penataan, dimensi barang, dan batas muatan.
Baca juga: Definisi, Jenis, dan Contoh Penerapan Racking Gudang
Mengapa Jumlah Pallet dalam Kontainer Bisa Berbeda?
Angka pada tabel merupakan estimasi loading plan, bukan jaminan bahwa jumlah tersebut selalu dapat dimuat. Berikut beberapa faktor yang dapat mengubah kapasitas aktual dalam kontainer.
1. Ukuran Internal Kontainer, Bukan Ukuran Eksternal
Perhitungan sebaiknya menggunakan dimensi ruang internal. Sebagai acuan, kontainer 20 feet memiliki dimensi internal sekitar 5,9 × 2,35 meter, sedangkan kontainer 40 feet sekitar 12,0 × 2,35 meter.
2. Ukuran dan Orientasi Pallet
Pallet dapat ditempatkan memanjang, melintang, atau dikombinasikan untuk memanfaatkan ruang secara lebih efisien.
Sebagai contoh, pallet 1200 × 800 mm dan 1200 × 1000 mm sama-sama memiliki panjang 1,2 meter, tetapi perbedaan lebarnya dapat mengubah jumlah pallet yang bisa disusun dalam satu baris.
3. Overhang dan Dimensi Barang di Atas Pallet
Ukuran barang setelah stretch wrapping dapat memiliki dimensi lebih besar daripada footprint pallet. Overhang beberapa sentimeter saja dapat membuat layout yang terlihat muat secara matematis menjadi sulit diterapkan saat loading.
Cara Menghitung Kebutuhan Pallet untuk Pengiriman Kontainer
Agar loading plan lebih akurat untuk proses shipment, tim logistik, warehouse, pembelian, maupun ekspor-impor, sebaiknya memperhatikan tiga hal utama berikut ini:
- Tentukan ukuran pallet yang digunakan. Footprint pallet menjadi input awal untuk memperkirakan kapasitas kontainer, misalnya pallet dengan ukuran 1200 × 800 mm atau 1200 × 1000 mm.
- Hitung posisi pallet berdasarkan layout lantai. Pembagian panjang dan lebar secara sederhana hanya memberikan estimasi awal. Layout tetap perlu mempertimbangkan orientasi pallet dan ruang kosong yang tersisa di sepanjang sisi dan ujung kontainer.
- Periksa tinggi dan berat total muatan. Kapasitas kontainer dapat dibatasi oleh tinggi atau berat sebelum seluruh posisi lantai terisi. Perhatikan payload, tinggi muatan di atas pallet, serta kemungkinan double stacking jika barang memiliki kekuatan dan kestabilan yang memadai.
Apakah Kontainer 40 Feet High Cube Bisa Memuat Lebih Banyak Pallet?
Tidak untuk kapasitas single layer. Kontainer 40 feet standard dan 40 feet High Cube memiliki panjang serta lebar internal yang hampir sama, sehingga jumlah pallet yang dapat ditempatkan di lantai umumnya tetap sama.
Perbedaannya terletak pada tinggi internal kontainer. High Cube menyediakan ruang vertikal lebih besar, sehingga kelebihannya dapat dimanfaatkan untuk barang yang lebih tinggi atau penyusunan pallet secara stacking, selama berat dan keamanan muatan memungkinkan.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Kapasitas Pallet
Perhitungan kapasitas pallet tidak cukup mengandalkan angka teoritis. Beberapa kesalahan berikut dapat membuat loading plan kurang akurat:
- Menggunakan luas kontainer tanpa membuat loading pattern. Membagi luas lantai kontainer dengan luas pallet hanya menghasilkan angka teoritis dan belum memperhitungkan orientasi, celah, serta susunan pallet yang benar-benar dapat diterapkan.
- Mengabaikan berat maksimum kontainer. Shipment dapat mencapai batas payload sebelum seluruh posisi lantai terisi. Karena itu, jumlah pallet harus dihitung bersama berat setiap muatan.
- Menganggap semua pallet bisa ditumpuk. Double stacking perlu mempertimbangkan tinggi muatan, kekuatan pallet dan kemasan, kestabilan barang, serta keamanan saat proses handling.
Ukuran Pallet Mana yang Efisien untuk Pengiriman dengan Kontainer?
Jumlah pallet bukan satu-satunya pertimbangan saat memilih ukuran pallet. Efisiensinya juga perlu disesuaikan dengan ukuran lantai kontainer, dimensi produk, berat muatan, alat handling yang digunakan, serta apakah pallet ditujukan untuk sekali pengiriman atau penggunaan berulang.
Pallet yang sesuai dapat membantu memanfaatkan ruang kontainer sekaligus mendukung proses pemindahan dan penyimpanan barang. Karena itu, ukuran pallet sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan muatan dan sistem logistik secara keseluruhan.
One Way Cargo Pallet untuk Pengiriman Ekspor
Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk pengiriman satu arah adalah Intraco One Way Cargo Pallet X1280S4-2M.
Dengan ukuran 1200 × 800 × 150 mm. Produk ini menggunakan material PPC dan memiliki akses forklift serta pallet truck 4-way, sehingga ukuran dan karakteristik handling-nya dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.
Ukuran 1200 × 800 mm juga menjadi salah satu footprint yang umum digunakan dalam perhitungan kapasitas kontainer, sehingga dapat menjadi pilihan ketika efisiensi ruang menjadi salah satu pertimbangan dalam loading plan.
Baca juga: One Way Cargo Pallet dan Penggunaannya
Optimalkan Muatan Kontainer dengan Pallet yang Sesuai dari Intraco Pallet
Pemilihan pallet untuk pengiriman kontainer perlu mempertimbangkan ukuran pallet, dimensi dan berat barang, pola penyusunan, jenis kontainer, serta sistem handling yang digunakan. Pallet yang tepat dapat membantu perusahaan memanfaatkan ruang kontainer secara lebih efisien sekaligus mendukung proses loading dan pengiriman.
Sebagai produsen pallet plastik terpercaya di Indonesia dan Asia Tenggara, Intraco Pallet menyediakan berbagai pilihan pallet plastik untuk kebutuhan logistik, distribusi, ekspor, dan pengiriman menggunakan kontainer.
Cek pilihan One Way Cargo Pallet Intraco untuk menemukan ukuran dan spesifikasi pallet yang sesuai dengan kebutuhan shipment perusahaan Anda. Jika masih perlu menentukan ukuran pallet berdasarkan jenis kontainer, berat muatan, atau sistem handling, konsultasikan kebutuhan pallet untuk pengiriman Anda dengan tim Intraco Pallet melalui WhatsApp.



