Pallet Mover: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Memilihnya

24 Maret 2026

Pallet mover adalah alat material handling yang digunakan untuk mengangkat pallet sedikit dari permukaan lantai dan memindahkannya dari satu lokasi ke lokasi lain. Alat ini banyak digunakan di gudang, pabrik, distribution center, loading area, dan area penyimpanan karena bentuknya relatif ringkas dan praktis untuk transportasi horizontal.

Pallet mover juga sering disebut pallet truck atau pallet jack. Tersedia versi manual yang menggunakan sistem hidrolik dan versi elektrik yang menggunakan motor untuk membantu proses pemindahan.

Saat memilih pallet mover, kapasitas alat bukan satu-satunya hal yang perlu diperiksa. Pallet yang digunakan juga harus memiliki bukaan, dimensi, dynamic load, dan arah akses yang kompatibel dengan garpu serta roda pallet mover.

Hal ini penting karena pallet yang dapat diangkat forklift dari empat sisi belum tentu dapat dimasuki pallet truck dari empat sisi.

Apa Itu Pallet Mover?

Pallet mover adalah alat angkut yang memiliki dua garpu untuk masuk ke bagian bawah pallet, kemudian mengangkat pallet beberapa sentimeter dari lantai agar dapat dipindahkan secara horizontal.

Pada pallet mover manual, operator menggerakkan handle untuk mengaktifkan sistem hidrolik sehingga garpu naik. Setelah pallet terangkat dari lantai, operator dapat menarik atau mendorong alat menuju lokasi yang ditentukan.

Electric pallet mover menggunakan motor listrik untuk membantu gerakan alat. Beberapa model juga menggunakan tenaga listrik untuk fungsi pengangkatan sehingga kebutuhan tenaga fisik operator lebih rendah.

Pallet mover umumnya digunakan untuk perpindahan pada permukaan lantai. Alat ini berbeda dari forklift atau stacker yang dapat dirancang untuk mengangkat pallet ke posisi yang lebih tinggi.

Apa Fungsi Pallet Mover?

Fungsi utama pallet mover adalah membantu pemindahan pallet secara horizontal.

Beberapa penggunaannya di lingkungan logistik meliputi:

1. Memindahkan barang di dalam gudang

Pallet mover dapat digunakan untuk membawa barang dari receiving area menuju lokasi penyimpanan sementara atau area lain di gudang.

Alat ini juga dapat membantu perpindahan barang dari staging area menuju loading dock atau sebaliknya.

2. Mendukung loading dan unloading

Pada kendaraan atau loading area dengan kondisi yang sesuai, pallet mover dapat digunakan untuk menggeser pallet selama proses bongkar muat.

Penggunaannya tetap perlu memperhatikan kapasitas lantai, ramp, dock leveler, ruang gerak, dan kondisi permukaan.

3. Memindahkan pallet dalam jarak pendek

Pallet mover cocok untuk perpindahan horizontal jarak pendek hingga menengah tergantung tipe alatnya.

Untuk frekuensi tinggi atau jarak yang lebih panjang, electric pallet mover dapat dipertimbangkan untuk mengurangi kebutuhan tenaga fisik operator.

4. Membantu proses picking dan replenishment

Pada beberapa layout warehouse, pallet mover digunakan untuk membawa pallet menuju area picking atau mengisi kembali barang dari staging area.

Kesesuaiannya bergantung pada lebar aisle, traffic gudang, berat muatan, dan frekuensi perpindahan.

5. Memindahkan pallet pada area dengan ruang terbatas

Dimensi pallet mover umumnya lebih ringkas dibandingkan forklift.

Karakter tersebut dapat membantu proses handling pada area yang tidak membutuhkan pengangkatan tinggi dan memiliki ruang manuver terbatas.

Apa Perbedaan Pallet Mover, Forklift, dan Stacker?

Ketiganya termasuk material handling equipment, tetapi memiliki fungsi operasional yang berbeda.

Alat Fungsi Utama Ketinggian Angkat Penggunaan Umum
Pallet mover Memindahkan pallet secara horizontal Rendah Gudang, staging, loading area
Forklift Memindahkan dan mengangkat pallet Lebih tinggi Warehouse, racking, loading
Stacker Mengangkat dan menempatkan pallet Menengah hingga tinggi tergantung model Gudang dan penyimpanan bertingkat

Pallet mover lebih tepat digunakan ketika pallet hanya perlu diangkat secukupnya agar roda dapat bergerak.

Jika barang harus ditempatkan pada pallet rack, perusahaan biasanya membutuhkan forklift, reach truck, stacker, atau equipment lain yang sesuai dengan konfigurasi rack.

Pemilihan alat tetap perlu mempertimbangkan kapasitas, tinggi angkat, aisle, jenis pallet, dan karakteristik barang.

Jenis-Jenis Pallet Mover

Pallet mover tersedia dalam beberapa tipe berdasarkan sistem tenaga dan cara operator menggunakannya.

1. Manual Pallet Mover

Manual pallet mover atau hand pallet menggunakan sistem hidrolik yang dioperasikan melalui handle.

Operator memompa handle untuk menaikkan garpu, kemudian menarik atau mendorong alat secara manual.

Jenis ini umum digunakan untuk:

  • gudang dengan frekuensi handling moderat;
  • perpindahan jarak pendek;
  • staging area;
  • toko atau warehouse kecil;
  • aktivitas loading dan unloading tertentu.

Kapasitas setiap unit dapat berbeda sehingga spesifikasi alat tetap perlu diperiksa sebelum digunakan.

2. Electric Pallet Mover

Electric pallet mover menggunakan tenaga listrik untuk membantu pergerakan alat.

Operator tidak perlu memberikan tenaga dorong sebesar pada tipe manual sehingga alat ini dapat dipertimbangkan ketika jumlah perjalanan dan frekuensi handling lebih tinggi.

Electric pallet mover sering digunakan pada:

  • warehouse dengan throughput tinggi;
  • distribution center;
  • aktivitas perpindahan pallet berulang;
  • area produksi;
  • perjalanan horizontal yang lebih panjang.

3. Walkie Pallet Mover

Walkie pallet mover merupakan tipe elektrik yang dioperasikan sambil berjalan di belakang atau di samping alat.

Desain ini cocok untuk operasi yang membutuhkan alat relatif ringkas dan jarak perpindahan yang tidak terlalu panjang.

4. Ride-On Pallet Mover

Pada ride-on pallet mover, operator memiliki platform atau posisi khusus sehingga dapat ikut bergerak bersama alat.

Tipe ini lebih relevan pada gudang dengan jarak perjalanan yang lebih panjang dan frekuensi pemindahan pallet tinggi.

Pilihan antara manual, walkie, dan ride-on sebaiknya disesuaikan dengan jarak perjalanan, jumlah perpindahan per shift, berat muatan, layout gudang, dan kebutuhan produktivitas.

Bagaimana Cara Kerja Pallet Mover?

Secara umum, proses penggunaan pallet mover dimulai dengan memasukkan garpu ke bukaan bagian bawah pallet.

Setelah posisi garpu sesuai, pallet diangkat secukupnya agar bagian bawah tidak lagi menyentuh lantai. Pallet kemudian dapat dipindahkan melalui roda yang terdapat pada pallet mover.

Tahap dasarnya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Pastikan berat pallet dan barang masih berada dalam kapasitas alat.
  2. Arahkan garpu menuju bukaan pallet yang sesuai.
  3. Masukkan garpu hingga berada pada posisi yang benar di bawah pallet.
  4. Angkat pallet hingga memiliki clearance yang cukup dari lantai.
  5. Pindahkan pallet secara terkendali.
  6. Turunkan pallet secara perlahan di lokasi tujuan.
  7. Keluarkan garpu setelah pallet berada dalam posisi stabil.

Operator tetap perlu mengikuti manual penggunaan, pelatihan, serta prosedur keselamatan perusahaan untuk model pallet mover yang digunakan.

Apakah Semua Pallet Bisa Digunakan dengan Pallet Mover?

Tidak selalu.

Pallet mover membutuhkan jalur yang sesuai untuk garpu dan roda alat. Karena itu, bentuk bagian bawah pallet sangat berpengaruh terhadap kompatibilitasnya.

Sebelum menggunakan pallet mover, periksa beberapa parameter berikut.

Arah masuk garpu

Pallet dapat memiliki akses 2-way atau 4-way untuk material handling equipment tertentu.

Pallet 2-way hanya dapat dimasuki dari dua sisi yang telah ditentukan. Pallet dengan akses 4-way memberikan lebih banyak pilihan arah.

Namun, istilah tersebut perlu dibaca secara spesifik berdasarkan jenis equipment.

Pallet yang tercantum memiliki forklift 4-way belum tentu memiliki pallet truck 4-way.

Sebagai contoh, suatu desain pallet dapat memberikan ruang yang cukup untuk fork forklift dari empat sisi, tetapi konstruksi runner atau bagian bawahnya dapat membatasi jalur roda pallet mover dari sisi tertentu.

Baca pembahasan lengkap mengenai pallet 2-way vs 4-way untuk forklift dan hand pallet sebelum menentukan kombinasi alat dan pallet.

Tinggi bukaan pallet

Garpu pallet mover harus dapat masuk ke ruang di bagian bawah pallet.

Periksa minimum fork height pallet mover dan tinggi bukaan pallet.

Jika clearance terlalu rendah, garpu atau roda dapat tersangkut dan alat tidak dapat masuk dengan benar.

Lebar garpu

Jarak antar garpu dan lebar total fork perlu sesuai dengan bukaan pallet.

Pallet dengan rongga sempit dapat membutuhkan konfigurasi alat yang berbeda dari pallet dengan bukaan lebih lebar.

Panjang garpu

Panjang fork juga perlu diperhatikan.

Garpu yang terlalu pendek dapat memberikan support yang kurang sesuai pada pallet, sedangkan konfigurasi yang terlalu panjang perlu diperiksa agar tidak mengganggu barang, pallet lain, atau area di belakang pallet.

Jalur roda pallet mover

Pada pallet mover, terdapat roda yang bergerak bersama bagian garpu.

Karena itu, bukaan untuk garpu saja belum cukup. Struktur bagian bawah pallet juga harus menyediakan jalur yang sesuai untuk pergerakan roda ketika pallet diangkat dan diturunkan.

Apa Bedanya Akses Forklift dan Pallet Truck?

Ini merupakan salah satu aspek penting saat memilih pallet plastik.

Forklift dan pallet mover memiliki mekanisme yang berbeda.

Forklift mengangkat pallet menggunakan fork yang bergerak naik dan turun sebagai bagian dari mast. Pallet mover memiliki fork rendah dengan roda pada atau di sekitar bagian garpu.

Akibatnya, suatu desain pallet dapat memungkinkan forklift masuk dari empat sisi tetapi pallet mover hanya masuk dari dua sisi.

Karena itu, saat membaca datasheet pallet, periksa masing-masing informasi:

  • Forklift: 2-way atau 4-way
  • Pallet truck: 2-way atau 4-way
  • Stacker: 2-way, 4-way, atau tidak kompatibel

Jangan menyimpulkan kompatibilitas pallet truck hanya berdasarkan spesifikasi forklift.

Kapasitas Pallet Mover Harus Sesuai dengan Berat Barang

Setiap pallet mover memiliki rated capacity.

Kapasitas tersebut harus berada di atas berat aktual yang akan dipindahkan sesuai kondisi dan ketentuan penggunaan alat.

Namun, kapasitas pallet mover hanya satu sisi dari perhitungan.

Pallet yang membawa barang juga harus memiliki dynamic load yang cukup.

Misalnya:

  • berat muatan: 900 kg;
  • kapasitas pallet mover: 1.500 kg;
  • dynamic load pallet: 700 kg.

Dalam kondisi tersebut, pallet mover memang mampu membawa 900 kg, tetapi palletnya belum tentu sesuai karena dynamic load berada di bawah berat muatan.

Sebaliknya, pallet dengan dynamic load 1.500 kg juga belum cukup jika pallet mover hanya memiliki kapasitas 800 kg.

Gunakan batas kapasitas yang paling rendah dari komponen yang terlibat dan pastikan kondisi penggunaannya sesuai spesifikasi.

Untuk pembahasan lebih lengkap, baca cara memilih kapasitas pallet plastik berdasarkan berat barang.

Mengapa Dynamic Load Penting untuk Pallet Mover?

Kapasitas pallet plastik dapat dibedakan menjadi static load, dynamic load, dan racking load.

Static load digunakan saat pallet berada dalam kondisi diam dengan support yang sesuai.

Dynamic load berlaku ketika pallet dan muatannya dipindahkan menggunakan alat handling yang kompatibel.

Racking load berkaitan dengan kondisi pallet ketika ditempatkan pada sistem pallet rack.

Karena pallet mover digunakan untuk memindahkan pallet, dynamic load menjadi salah satu rating utama yang perlu diperiksa.

Jangan menggunakan static load sebagai acuan kapasitas ketika pallet akan diangkat dan dipindahkan.

Sebagai contoh, pallet dengan static load 4.000 kg belum tentu memiliki dynamic load 4.000 kg. Angka dynamic load dapat jauh lebih rendah.

Perhatikan Distribusi Beban di Atas Pallet

Berat total barang juga perlu dilihat bersama pola distribusinya.

Barang berupa karton yang tersusun merata dapat memberikan pola pembebanan berbeda dari mesin yang memiliki empat titik kaki kecil.

Muatan yang terkonsentrasi pada bagian tertentu dapat menghasilkan tekanan lebih besar pada deck pallet.

Karena itu, sebelum menentukan pallet dan pallet mover, periksa:

  • total berat barang;
  • bentuk barang;
  • titik tumpu;
  • pusat gravitasi;
  • pola penyusunan;
  • penggunaan stretch wrap atau pengaman lain.

Untuk muatan dengan bentuk tidak biasa, konsultasikan konfigurasi barang kepada supplier pallet dan equipment.

Ukuran Pallet dan Panjang Garpu Juga Harus Cocok

Selain kapasitas, dimensi pallet perlu disesuaikan dengan alat yang digunakan.

Pallet plastik tersedia dalam berbagai footprint seperti:

  • 1200 × 800 mm;
  • 1200 × 1000 mm;
  • 1100 × 1100 mm;
  • 1200 × 1200 mm;
  • ukuran khusus lainnya.

Ukuran pallet akan memengaruhi posisi fork, kestabilan barang, serta kebutuhan ruang untuk manuver.

Anda dapat membandingkan berbagai pilihan melalui panduan ukuran pallet plastik untuk kebutuhan industri.

Jangan memilih pallet mover hanya berdasarkan tonase. Pastikan dimensi fork sesuai dengan pallet yang digunakan di lapangan.

Contoh Pallet Intraco yang Mendukung Pallet Truck

Spesifikasi akses handling berbeda pada setiap model pallet Intraco.

Karena itu, buyer sebaiknya memeriksa bagian Forklift, Pallet Truck, dan Stacker pada halaman produk sebelum menentukan model.

Medium Duty Pallet M1210D4-1A

Salah satu contohnya adalah Medium Duty Pallet M1210D4-1A.

Model ini memiliki ukuran 1200 × 1000 × 150 mm dengan:

  • static load hingga 4.000 kg;
  • dynamic load hingga 1.000 kg;
  • racking load 500 kg;
  • forklift 4-way;
  • pallet truck 4-way.

Konfigurasi pallet truck 4-way memberikan fleksibilitas arah masuk untuk pallet mover dari keempat sisi sesuai spesifikasi produk.

Model ini dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan gudang dengan beban menengah jika kapasitas, dimensi, dan kondisi penggunaannya sesuai.

One Way Cargo Pallet X1280S4-2F

Untuk skenario distribusi satu arah, terdapat One Way Cargo Pallet X1280S4-2F berukuran 1200 × 800 × 150 mm.

Spesifikasinya mencakup:

  • static load hingga 4.000 kg;
  • dynamic load hingga 1.000 kg;
  • forklift 4-way;
  • pallet truck 4-way;
  • stacker 2-way.

Contoh ini menunjukkan bahwa satu pallet dapat memiliki akses berbeda tergantung equipment yang digunakan.

Pada X1280S4-2F, pallet truck dan forklift mendukung akses 4-way, sedangkan stacker tercantum 2-way.

Karena itu, datasheet pallet perlu dibaca berdasarkan alat yang benar-benar digunakan pada operasional.

Pallet 4-Way Lebih Baik untuk Pallet Mover?

Tidak selalu.

Akses 4-way memang memberikan lebih banyak pilihan arah masuk dan dapat membantu fleksibilitas handling di gudang.

Namun, kebutuhan tersebut bergantung pada layout.

Jika pallet selalu diakses dari dua sisi yang sama, desain 2-way yang kompatibel dapat tetap bekerja dengan baik.

Pertimbangkan:

  • posisi pallet saat disimpan;
  • arah aisle;
  • ruang untuk memutar alat;
  • arah loading kendaraan;
  • posisi pallet pada staging area;
  • equipment lain yang digunakan.

Fleksibilitas 4-way akan lebih bernilai ketika pallet sering diakses dari beberapa arah atau ruang untuk reposisi terbatas.

Manual atau Electric Pallet Mover, Mana yang Lebih Sesuai?

Tidak ada satu tipe yang sesuai untuk seluruh gudang.

Manual pallet mover dapat dipertimbangkan ketika:

  • jarak perpindahan relatif pendek;
  • volume handling tidak terlalu tinggi;
  • jumlah perjalanan per shift terbatas;
  • anggaran equipment menjadi pertimbangan;
  • layout memungkinkan pengoperasian manual.

Electric pallet mover lebih relevan ketika:

  • pallet dipindahkan berulang kali;
  • jarak perjalanan lebih panjang;
  • throughput warehouse tinggi;
  • berat muatan relatif besar;
  • perusahaan ingin mengurangi kebutuhan tenaga dorong operator.

Untuk operasi berskala besar, perhitungan sebaiknya memasukkan jumlah pallet per jam, jarak perjalanan, jumlah shift, traffic aisle, kapasitas baterai, dan kebutuhan charging.

Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menggunakan Pallet Mover

Gunakan checklist berikut sebelum menggabungkan pallet dengan pallet mover.

Periksa pallet

  • Tidak terdapat retak atau bagian patah.
  • Runner dan kaki pallet dalam kondisi baik.
  • Bukaan pallet sesuai dengan fork.
  • Jalur roda pallet mover tidak terhalang.
  • Dynamic load mencukupi.
  • Barang tersusun stabil.

Periksa pallet mover

  • Kapasitas alat sesuai berat muatan.
  • Fork tidak mengalami kerusakan.
  • Roda dapat berputar dengan normal.
  • Sistem angkat bekerja.
  • Handle dan kontrol berfungsi.
  • Tidak terdapat kebocoran pada sistem hidrolik untuk tipe yang relevan.

Periksa area kerja

  • Lantai dalam kondisi sesuai.
  • Jalur bebas dari hambatan.
  • Kemiringan berada dalam batas penggunaan equipment.
  • Ruang manuver mencukupi.
  • Traffic operator dan kendaraan terkontrol.

Pemeriksaan pallet juga sebaiknya dilakukan secara rutin. Gunakan checklist inspeksi pallet plastik sebelum digunakan untuk membantu mengecek bagian pallet yang sering terkena benturan selama proses handling.

Kesalahan Saat Menggunakan Pallet Mover

Beberapa kesalahan dapat menyebabkan proses handling menjadi tidak efisien atau meningkatkan risiko kerusakan.

Menganggap semua pallet bisa dimasuki pallet mover

Bentuk bagian bawah pallet dapat membatasi fork atau roda pallet mover.

Periksa spesifikasi pallet truck entry sebelum membeli pallet.

Melihat kapasitas alat tetapi mengabaikan dynamic load pallet

Pallet mover dan pallet harus sama-sama memiliki kapasitas yang sesuai.

Jika salah satunya tidak memenuhi kebutuhan beban, kombinasi tersebut tidak sebaiknya digunakan.

Menggunakan static load sebagai kapasitas pemindahan

Static load tidak digunakan sebagai acuan utama ketika pallet sedang diangkat dan dipindahkan.

Periksa dynamic load.

Mengabaikan ukuran fork

Kapasitas tonase yang cukup belum menjamin kompatibilitas.

Lebar, panjang, dan minimum fork height juga perlu disesuaikan dengan pallet.

Menganggap forklift 4-way sama dengan pallet truck 4-way

Periksa masing-masing informasi pada datasheet karena konstruksi pallet dapat menghasilkan arah akses berbeda untuk setiap equipment.

Cara Memilih Pallet yang Cocok untuk Pallet Mover

Jika operasional perusahaan menggunakan pallet mover sebagai alat handling utama, gunakan urutan berikut saat memilih pallet.

Pertama, tentukan dimensi barang dan footprint pallet yang dibutuhkan.

Kedua, hitung berat maksimum barang per pallet.

Ketiga, periksa dynamic load pallet karena barang akan dipindahkan.

Keempat, tentukan apakah pallet mover perlu masuk dari dua atau empat sisi.

Kelima, periksa secara khusus spesifikasi pallet truck entry, bukan hanya forklift entry.

Keenam, cocokkan tinggi bukaan pallet dengan minimum fork height alat.

Ketujuh, pastikan jalur roda pallet mover sesuai dengan konstruksi bagian bawah pallet.

Kedelapan, periksa kebutuhan lain seperti racking, pengiriman, hygiene, atau penggunaan berulang.

Intraco menyediakan berbagai pallet plastik untuk kebutuhan industri dengan pilihan ukuran, kapasitas, dan konfigurasi akses yang berbeda.

Untuk kebutuhan warehouse dengan beban menengah, Anda dapat membandingkan pilihan Medium Duty Pallet Intraco. Untuk penggunaan dengan beban dan intensitas operasional lebih tinggi, tersedia Heavy Duty Pallet Intraco.

Tetap periksa spesifikasi setiap model karena akses pallet truck dapat berbeda meskipun produknya berada dalam kategori yang sama.

Kesimpulan

Pallet mover adalah alat material handling yang digunakan untuk mengangkat pallet sedikit dari lantai dan memindahkannya secara horizontal. Jenisnya meliputi manual pallet mover, electric pallet mover, walkie, dan ride-on dengan aplikasi yang berbeda berdasarkan intensitas serta jarak perpindahan.

Kecocokan pallet dan pallet mover perlu diperiksa sebelum digunakan. Perhatikan kapasitas alat, dynamic load pallet, dimensi fork, tinggi bukaan, jalur roda, serta arah akses pallet truck.

Jangan menggunakan keterangan forklift 2-way atau 4-way sebagai satu-satunya acuan karena akses pallet truck dan stacker dapat berbeda.

Jika perusahaan Anda menggunakan pallet mover dalam aktivitas warehouse atau distribusi, siapkan informasi mengenai ukuran pallet, berat maksimum barang, ukuran garpu alat, arah akses yang dibutuhkan, penggunaan racking, dan frekuensi handling.

Tim Intraco Pallet dapat membantu menentukan pallet plastik dengan dimensi, kapasitas, serta pallet truck entry yang sesuai dengan sistem material handling perusahaan.

Other Article

Ingin dapatkan spesifikasi & penawaran terbaik?

Yuk ngobrol dengan tim sales kami!
Please rotate your phone to acccess the website
Yuk ngobrol dengan tim sales kami!